Pembohong

Ketika isteri bersolek didepan kaca

Persiapan sebelum kepengantin

Bagaimana Pa’

Sudah cantik, kata sang suami

Sambil tetap membaca

 

Ketika masakan asin rasanya

Dimeja makan di depan isteri

Bagaimana Pa’

Enak sekali masakan Mama

Isteri merona berseri-seri

Betapa indahnya “bohong” itu

 

Ketika dokter tahu

Kalau anda akan sampai ajal

Tetap memberi jawaban

Sabar, pasti akan sembuh

Betapa indah “bohong” itu

 

Ketika anak-anak bolos

Ditanya sang ibu

Dijawab barusan pulang dari sekolah Bu

Kasian deh, anak itu “berbohong”

 

Ketika ditanya apakah sholat?

Saya rajin pak Keyai

Padahal berwudhu saja tidak

Apalagi sholat

“Berbohong” dua kali

 

Ketika tokoh agama berkumpul

Pemerintah “Berbohong”

Laksana kilat disiang bolong

Apa benar sang tokoh mengucapkan kata “Bohong” itu

Harus jujur dan jangan berbohong

Telah banyak capaian

Dibidang ekonomi, sosial, kesejahteraan

Ada yang sedang berproses

Walau ada yang belum dicapai

 

Kita harus saling percaya

Jangan ada dusta diantara kita

 

Senayan, 3 Februari 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s