Melbourne dan Jakarta

Aku mengitari kotamu
Betapa cantik dan artistik
Aku naik tren dan tidak perlu bayar
Aku di jembatan di sungai Yale
Teratur, tertib dan menyenangkan

Aku mimpi Jakartaku
Aku bisa seperti itu
Kasihan Jakartaku
Terlanjur jadi ruet
Berjuta-juta manusia
Jadi beban Jakarta
Menampung seluruh etnis
Jakarta korban urbanisasi
Korban kegagalan pembangunan pedesaan
Dan korban sinetron

Victoria panjang sejarahnya,
sekalipun tempat bersejarah terbatas
Manusia-manusianya bukan tipe pekerja keras
Mungkin juga bukan pemikir handal
Tapi saya lihat begitu makmurnya

Ternyata manusia-manusia konsisten
Patuh, bertatakrama
Jauh lebih maju lebih tertib
Mungkin itu yang disebut agamais

Melbourne, awal Januari 2005
Mohammad Jafar Hafsah
Jejak Jelajah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s