Kalimantan

Kini aku melayang di atasmu
Betapa bentangan hamparan bumimu
Sepertinya lebih luas dari Australia
Betapa Tuhan memberimu banyak

Hutan yang tumbuh di perutmu, semakin menipis
Sedikit demi sedikit terkikis
Sampai kapan engkau berlanjut
Hingga kau gundul sama sekali

Di perutmu terdapat minyak dan batubara
Atau seluruh jenis tambang
Tapi jangan semberono memanfaatkan
Akan terjadi malapetaka

Sungaimu lebar, panjang dan berliku
Jangan sampai tandus mengendus
Akibat ulahmu semua
Sungai nadi kehidupan, selama air mengalir
Lalu lintas transportasi, selama air mengalir
Jangan sampai nadi kau potong

Bentangan rawa, lebak dan gambut
Salah satu kekayaanmu
Pakai otak dan hati dalam mengelolanya
Akan menjadi tandus kekeringan
Akan jadi abu terbakar
Mewarnai seluruh daratanmu,
jangan sampai

Penerbangan Samarinda-Sampit, 05 Agustus 2004
Mohammad Jafar Hafsah
Fatamorgana
Puisi Hati Sang Birokrat 3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s