Wisuda

 

Bandung tetap Bandung

Penuh pesona dan daya tarik

Walau kecantikannya

Mulai memudar

 

Walau bagaimana Bandung tetap kotaku

Empat tahun lalu

Anakku telah kutitipkan disana

 

Di Itebe yang saya banggakan

Dan dibanggakan oleh orang-rang

Dibanggakan pula oleh putraku

Disanalah dia ditempah

 

Hari ini diwisuda menjadi sarjana

Aku tidak bisa menghadiri

Sekalipun ragaku sedang terbang

Tetapi hatiku, jiwaku bathinku bersama

Anakku yang dilantik hari ini

Saya harus memilih tugas

Itu adalah amanah

 

Sebagai pelayan rakyat

Meletakkan kepentingan masyarakat

Diatas kepentingan pribadi

Anakku,

Bapakmu manusia biasa

Raga ini tak dapat berada,

Pada dua ruang berbeda

Dalam waktu yang sama

Hanya Tuhan yang bisa,

Karena ada disegala tempat dan ruang

 

Event wisuda bagimu adalah sejarah

Pertanda dimulainya petualangan kehidupan

Betapa empat tahun berdarah=darah

Penuh energi dan semangat membaja

 

Sebagai penyandang putra bangsa

Penerus dinasti Ayahmu

Kecerdasan, kepintaran dan kreatifitas

Kepribadianmu dan karaktermu anakku

Senantiasa kubanggakan

 

Kini kau dilantik

Secara fisik, aku tidak bersamamu

Tapi saya ada

Aku berada didirimu

Aku ada dihatimu

 

Sukseslah anakku,

Negaramu sedang merindukan

Tehnokraat tulen, pencipta barang

Bukan Insinyur penada barang

Dan engkaulah anakku

 

Penerbangan
Bandung-Semarang, 06 Maret 2004
Mohammad Jafar Hafsah
Fatamorgana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s