Bahorok

Di kala hati bergejolak
Membuncah dan menggumpal
Menembus batas dan jarak
Jika malam memeluk sunyi
Relung hati pun berbisik
Dibuai malam pekatnya hati

Keikhlasan terbaca waras bergetar
Menelusuri liku sungai tak bertepi
Alunan kecapi tak berdawai
Menyerukan alunan hati tersobek
Memandang sunyi di ufuk sana

Tiba-tiba
Gemuruh air
Bersama lumpur dan batang kayu
Melabrak menggulung Bahorok
Sedih sepi di antara hiruk-pikuk

Tetapi engkau masih berkilah
Menyalahkan fenomena alam semata
Padahal ulah manusia
Telah menggunduli hutan Tuhan

Kalau engkau semua tetap tak sadar
Maka alam akan murka
Berhentilah menggergaji hutan
Biarlah mereka hidup

Mohammad Jafar Hafsah
Jakarta, 7 November 2003
Bahorok
Puisi Hati Sang Birokrat 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s