Ayah

Ayah datanglah
Aku ingin bertemu
Walau hanya dalam mimpi………
Kata Rinto Harahap
Terlalu cepat engkau pergi
Di saat-saat aku sangat membutuhkanmu
Aku masih haus belaianmu
Masih dahaga perhatianmu

Namun hanya sewindu bersama ayah
Tetapi terlalu indah kenangan yang engkau torehkan
Terlalu tajam terpatri petuahmu

Engkau mengajarkan kecerdasaan
Mengalunkan kejujuran
Mencorehkan keberanian
Menanamkan harga diri dan rendah hati
Sekalipun hanya sewindu bersama
Terasa sangat memadai
Jadi modal mengarungi bahtera kehidupan
Sebagai fondasi membangun rumah kehidupan

Banyak hal yang saya belum pahami waktu itu
Karena saya masih anak-anak
Materi yang engkau ceramahkan
Terlalu canggih bagi saya
Tetapi setelah saya dewasa
Meluncur satu persatu
Harta karunmu itu

Ach, tak terasa air mata ini
Air mata laki-laki perkasa

Aku merindukanmu
Aku ingin bertemu
Walau hanya dalam mimpi………..

Jakarta – Manado, 5 Desember 2003
Mohammad Jafar Hafsah
Puisi Hati sang Birokrat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s