Cucu 1

Mungil, merah merona
Tangismu melengking
Sebagai ucapan selamat datang di bumi

Bagi dunia, warga baru
Bagi Indonesia, warga ke-dua ratusan juta
Tapi bagi saya dialah cucu
Pembawa kebahagiaan
Pelanjut generasi
Penerus dinasti

Bayi adalah misteri
Diamnya adalah kharisma,
Tangisnya adalah instruksi
Ngocehnya adalah ucapan bijak
Seluruh penampilannya adalah kebahagiaan

Tapi bagi orang dewasa,
Diamnya dianggap ngambek
Gerakannya mengandung curiga
Tangisnya kesedihan dan kepedihan
Terkadang air mata buaya
Ngocehnya dianggap propokasi
Wahai orang dewasa
Belajarlah pada bayi
Gengsi dong !

Banjar, 18 Desember 2002
Mohammad Jafar Hafsah
Puisi Hati Sang Birokrat 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s