Cucu 2

Di keheningan malam
Mentari telah lama di peraduanya
Cengkrik merdu bersiul
Kodok pun bersahutan tak mau kalah
Tiba-tiba terdengar lengkingan suara bayi

Dia lelaki
Dari rahim puteri saya
Suka cita sang ayah menyambutnya
Karena putra pertama
Dialah cucuku pertama

Penerus generasi
Penyambung dinasti
Pensil Tuhan memang perkasa
Selalu menulis dengan tepat
Saya bersyukur Tuhan

Kata orang cucu itu lain
Bisa lebih disayang dari anak
Saya tidak percaya itu
Saya yakin kasih sayang yang ikhlas
Semakin dibagi semakin bertambah

Jakarta, 13 Desember 2002
Mohammad Jafar Hafsah
Puisi Hati Sang Birokrat 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s