Bercanda dengang Cinta

Sepanjang perjalanan jauh dan berliku
Sangat melelahkan dan menguras energi
Berkelana mencari cinta
Walau belum paham makna cinta

Waktunya habis demi sesuap nasi
Dia tidak sempat mengenal cinta
Dia tidak tahu cinta
Sesuap nasi, berbeda dengan cinta

Kerja keras menggerogoti hidupnya
Bercucuran keringat
Membanting tulang
Dan dia tidak menemukan disitu

Apakah,
Cinta ditentukan oleh kesejahteraan
Cinta dapat direkayasa
Cinta tumbuh sumbur pada keadilan
Cinta mungkin berpihak

Ternyata kehidupan,
Produk ketidakadilan
Sehingga tidak berhak mendapatkan cinta

Tapi dia yakin cinta itu ada
Dia mencari dan meraba
Dia membatin
Dipaksakan bernafas
Ternyata ada secercah sinar dalam keheningan
Di bawah oleh kelamnya malam

Mulai sadar
Bagaimana dilahirkan di dunia
Dari tiada kemudian ada
Berjalan, berbicara, berpikir
Dia tumbuh dan berkembang
sebagai produk lingkungan
Oleh ketidakadilan
Oleh ketidakjujuran

Terpaan hidup terlalu keras
Lupa waktu
Tidak sempat berpikir
Terkadang lupa dengan cinta sesama
Kecuali dengan Tuhan

Merasa bertepuk sebelah tangan
Dia menawarkan cinta, tapi
Mereka enggan berinta dengan dia
Mungkin dia kurang kejam
Kurang keras melawan tirani

Tirani struktural
Didikte oleh mereka – mereka
Dengan modal spekulasi
Sedikit kemujuran
Mereka mengenal cinta
Sekalipun cinta semu

New Dehli, 15 Desember 2003
Mohammad Jafar Hafsah
Puisi Hati Sang Birokrat 2
Bercanda dengan Cinta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s