Ayah 2

Langit mendung hitam menggumpal
Awan menggunung bagai akan runtuh
Kilatan petir sambar menyambar
Begitu menikmati permainannya

Mencekam hati, memelas perasaan
Waktu itu kau sakit ayah
Aku belum begitu faham
Sebagai anak-anak, saya belum sadari
Kalau ayah akan berlalu begitu cepat

Ayah menarik saya mendekat
Mengecup ubun-ubunku
Ayah meniup nafasnya
Terasa hangat menembus ke seluruh persendian
Hingga relung hati paling dalam

Tak sepatah kata
Tidak pila seuntai kalimat, tetapi
Ayah telah menuangkan seribu petuah
Sejuta harapan kepadaku

Telah melampau setengah abad
Mengarungi kehidupan ini
Seribu petuah sejuta harapan
Muncul satu persatu dibenakku
Di pikiranku dan di kalbuku
Menerangi perjalanan hidup
Menenangkan hati
Menyejukkan perasaan

Tiba-tiba semua sejuk
Hati begitu damai
Ach, aku menerawang
Ayah datanglah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi…….

Manado – Jakarta, 6 Desember 2003
Mohammad Jafar Hafsah
Puisi Hati Sang Birokrat 2
Ayah 2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s