Ayah 4

Di keheningan menyelimuti malam
Senyap menggerogoti di setiap sudut kota
Bintang pun malas menampakan diri
Angin semilir
Membuat malam semakin dingin dan sepi
Di pendopo sunyi
Di pangkuan sajadah pandan
Kubersimpuh dan bersujud

Kerinduanku terasa di ubun-ubun
Tiada bertepi
Ayah tiba-tiba melintas
Dengan senyum dikulum
Aku menerawang menembus awan
Lagu “Lanjong Lerang” dalam siul

Aco!
Kalau kau ditawarkan tiga hal
Tahta, harta dan ilmu
Maka yang kau pilih ilmu
Hanya itu yang abadi

Detik-detik promosi Doktor
Pesan ayah terlintas
Kuingin ayah hadir, Kuingin membisikkan
Telah kulakoni amanah ayah

Ayah berbisik tajam
Sangat jelas di telinga saya
Selamat anakku

Aco!
Itu baru awal
Baru secuil
Justru kau harus Doktor
Pada Universitas kehidupan

Jakarta – Manado, 5 Desember 2003
Mohammad Jafar Hafsah
Ayah 4
Puisi Hati Sang Birokrat 2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s