Tulisan

Menulis itu adalah kesenangan
Tempat curahan hati, lampiaskan emosi
Refliksi imajinasi, tumpuhan khayalan
Menutur logika, mengasah kecerdasan
Tulisan keranjang ocehan
Dia juga sebagai tata krama
 
Tulisan cerminan karakter dan pribadi
Tulisan lantunan dawai hati
Tulisan nyanyian sungai
Tulisan pantulan keikhlasan
Merupakan refleksi kejujuran
 
Tulislah walau satu kata
Walau satu kalimat
Tidak ada satu orangpun
Yang bisa menghalangi,
Merdekalah dalam berfikir
Berdaulatlah dalam menulis
 
Tulisan monumental
Tulisan puncak-puncak budaya
Kenang_kenangan
Sejarah
Untuk generasi sekarang dan mendatang
Tulisan adalah harta pusaka
Yang abadi
 
Jatipadang Poncol,
26 Agustus 2004
Mohammad Jafar Hafsah
Jejak Jelajah 

Pohonku di Jakarta

Merintih, menangis, meringis
Sepi diantara keramaian
Menyindiri dalam hiruk-pikuk kebisingan

Sekalipun pokokmu tercekik beton
Batangmu ditempeli tutup botol
Badanmu penuh berlumuran cat
Rantingmu terdapat luka patahan
Tangkaimu lunglai digantungi spanduk,

Engkau tetap betahan
Berdiri kokoh dan mencoba tegar
Menapakkan keasrian tertatih-tatih
Walaupun malu-malu

Pohonku sayang, kasihan deh kamu
Sedih melihatmu
Kenapa wargaku tidak mengerti juga
Kenapa Walikotaku membiarkan
Pohon itu makhluk hidup
Seperti kita juga,
Perlu hidup dan perlu ruang

Jakarta, 17 Februari 2005
Mohammad Jafar Hafsah
Jejak Jelajah

Terpukau

Kesibukan begitu gencar mendera
Burung Ketilang bebas dari cahaya
Menggapai onggokan embun pagi
Bersiul nyaring tanpa getaran

Adakah sebuah hidup menanti
Masih adakah tetes awan
yang bebas mantera
Membuat semua terpukau dan kaku
Menguak rahasia hati

Penerbangan Jakarta – Jambi
27 November 2006
Mohammad Jafar Hafsah
Jejak Jelajah

Bijak

Bijak tidak pernah akan peduli
Dari gonggongan anjing binal
Meraung bersama sunyi
Sepanjang malam buta
Hanya tangis dan desah
Berpacu mewarnai keringat
Peraduan kelambu biru

Jakarta, 16 November 2006
Mohammad Jafar Hafsah
Jejak Jelajah

Terpukau

Kesibukan begitu gencar mendera
Burung Ketilang bebas dari cahaya
Menggapai onggokan embun pagi
Bersiul nyaring tanpa getaran

Adakah sebuah hidup menanti
Masih adakah tets awan
yang bebas mantera
Membuat semua terpukau dan kaku
Menguak rahasia hati

Penerbangan Jakarta – Jambi,
27 Nopember 2006
Mohammad Jafar Hafsah
Jejak Jelajah

Dengki

Dengki semakin populer
Tidak ingin orang lain senang
Dengki tidak pilih bulu
Melanda orang tua dan muda, kaya dan miskin
Menjangkiti orang intelektual
dan orang kampungan

Dengki menjadi komoditi
Bisa menjadi hobby
Sepertinya lahir dengan watak dengki
Dengki sahabat iblis
Dengki subur pada orang rakus
Berkembang pada orang kufus
Musuh nomor satu keikhlasan

Dengki laksana daki
Daki dibersihkan dengan deterjen
Tetapi dengki dihapus dengan hati nurani
Berbahagialah orang mempunyai hati nurani

Jogyakarta, 23 Oktober 2003
Mohammad Jafar Hafsah
Puisi Hati Sang Birokrat